NyumMie, Mie Tanpa Kuah Kekinian Ala Mahasiswa Teknik Informatika

Apa yang terlintas dibenak Anda ketika mendengar kata ‘Mahasiswa Teknik Informatika’?. Ya, mahasiswa/i yang selalu didepan komputer atau laptop, entah lagi ngoding, ngekonfig, atau kegiatan yang lainnya. Tidak lupa rokok (bagi perokok) dan kopi sebagai pelengkapnya.

Tapi kali ini saya tidak akan mengulas mengenai kehidupan mahasiswa progdi Teknik Informatika, melainkan NyumMie. Kedai mie tanpa kuah kekinian ala mahasiswa teknik informatika.

Katanya gak mau ngebahas mahasiswa/i teknik informatika, kenapa nyebutin mahasiswa teknik informatika lagi?. Santai bro, hla wong yang jual masih berstatus mahasiswa aktif di progdi teknik informatika, kok.

Kedai NyumMie bertempat menjadi satu di Kedai Kopi Foxis di Jl. Nusa Indah No.26, Medokan Ayu, Rungkut, Kota Surabaya. Dekat dengan kampus UPN “Veteran” Jawa Timur”.

Mengusung selogan “i’m your best taste” menu unggulan yang ditawarkan NyumMie adalah mie dengan toping ayam dan sapi ddan secara default ‘tanpa kuah’ dengan tiga level kepedasan.

Hari ini, 23/10/2018, saya mengajak Andi, Riano dan Hanafi untuk mencoba level yang ditawarkan. Pilihan level kepedasan kami bertiga mentok di level 2, dimana dugaan saya level ini adalah level tengah-tengah antara tidak pedes dengan pedes banget. Hanya Riano yang mencoba langsung level up, level 3.

Sajian mie bertoping yang dihidangkan NyumMie

Eits, hampir lupa, perkenalkan dulu, sang penjual NyumMie, Tiyak, begitu dia akrap dipanggil. Dia adalah kawan kami satu angkatan di Program Studi Teknik Informatika, UPN “Veteran” Jawa Timur.

Setelah memesan tiga porsi level 2 dan satu porsi level 3, kami memilih tempat duduk didalam kedai. Sembari menunggu pesanan, kami berbincang-bincang mengenai banyak hal. Politik, isu yang sedang hangat saat ini, hingga hal ngalor-ngidul yang lain.

Pesanan yang kami tunggu akhirnya tiba. Empat porsi NyumMie – mie tanpa kuah, dua gelas es teh, segelas es susu dan sebotol air mineral.

Mie yang disajikan mempunyai spesifikasi diantaranya adalah mie yang dipakai berjenis pipih kuning yang sudah tercampur rata dengan bumbu, keripik, selada, acar timun, toping ayam, bakso dan taburan bawang goreng. Oiya, makannya ini yang agak ribet, pakek smpit, si Riano sampai minta sendok dan garbu.

Penyajian mie ayam ala kedai NyumMie

Level kepedasan sesuai pesanan saya, level dua, ternyata tidak sesuai dengan perkiraan kepedasan yang bisa saya rasakan. Kalau dalam masakan, Lima cabai masih biasa, tapi ini kayak udah lima belas cabai bro. Alhasil, air mineral yang saya pesan langsung tandas.

Kesimpulan

Produk unggulan NyumMie memiliki tingkat kepedasan yang customizable. Tersedia hingga tiga level. Dalam hal rasa, saya memberi nilai 7,5 dari range 1 – 10,. Ada dua pilihan toping yang bisa Anda pilih, ayam dan sapi.

NyumMie menyajikan hidangannya secara default tanpa kuah dan cara makannya menggunakan supit. Bagi saya yang notabenenya orang yang suka dengan makanan berkuah merasa kurang greget kalau mie tanpa kuah, tapi itu bukan masalah karena mie yang disediakan NyumMie masuk pada kategori mie goreng.

Anda cukup merogok kocek sebesar Rp. 10.000-, saja untuk menikmati level kepedasan NyumMie yang siap mengguncang perut anda pulus pilihan dua toping yang juga siap menggoyang lidah.

 

Demikian ulasan terkait hidangan mie dari kedai NyumMie “i’m your best taste“. Saya mohon maaf apabila terdapat disinformasi dalam menyampaikan ulasan ini.

Buat Tiyak, semoga sukses dengan usaha kulinernya, jangan lupa kapan-kapan kasih embel-embel diskon yak ^^. Cheers!.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.