Pengalaman Belajar LibreOffice Bersama Siswa/i SMK Dharma Bahari Surabaya di Kantor APJII Jawa Timur

Belajar bersama dengan teman kuliah mungkin sudah biasa saya lakukan tiap minggunya. Mulai dari mengerjakan tugas mingguan dari Pak/Bu Dosen, laporan resmi praktikum, hingga kesibukan di komunitas.

Saya termasuk imigran asal Microsoft Office sejak ±1 tahun yang lalu, kini telah memutuskan pindah ke produk perangkat lunak bebas, salah satunya LibreOffice. Apapun yang sudah saya pelajari, saya harus membagikannya dengan yang lain. “Bagikanlah walah hanya sebaris konfigurasi” begitu kata senior saya.

Pagi ini (06/08) kondisi lalu lintas menuju tengah kota tidak sepadat hari Senin, meskipun titik kepadatan terjadi di beberapa persimpangan, masih membutuhkan waktu ±45 menit lagi untuk sampai di kantor APJII Jawa Timur yang terletak di Jl. Panglima Sudirman, Embong Kaliasin, Kota Surabaya.

Sial, ternyata saya tidak dapat hadir tepat waktu. Terhitung dari jam 10:08 WIB saya baru sampai di tempat parkir pengunjung. Belum lagi harus mengambil kunci ke Pak Satpam, dan meminta bantuannya untuk menggunakan kartu akses lift. Jam sudah menunjukkan pukul 10:12 WIB.

Lift berpindah dengan cepat ke lantai 11. Saya bergegas menuju kantor APJII Jatim. Dari kejauhan tampak kerumunan remaja berseragam sekolah. Yah, merekalah siswa/i SMK Dharma Bahari Surabaya yang akan belajar menggunakan LibreOffice dan posel (pos elektronik). Kepada mereka, saya meminta maaf atas keterlambatan ini.

Saya segera berkabar dengan Cak Imron, mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor yang sedang magang di PT. Rahajasa Media Internet, Surabaya. Hari ini saya berkolaborasi dengan dia.

Acara saya mulai dengan memperkenalkan terlebih dahulu apa itu LibreOffice dan apa kekurangan dan kelebihannya dibandingkan aplikasi perkantoran yang lain. Sebelum itu, saya memberikan instruksi kepada teman-teman untuk mengunduh LibreOffice terlebih dahulu. Bagi pengguna Windows 7 saya sarankan menggunakan versi LibreOffice 5.4.7.2. Bagi pengguna Windows 10 bisa memilih versi terbaru dan terkini 6.1.0.

Pembahasan materi saya bagi menjadi beberapa sisi. Sisi tampilan, aplikasi, format pemberkasan dan pengguna. Materi sudah saya buat dan bisa diakses di tautan ini.

Proses pembuatan curriculum vitae sesuai dengan templat

Mengulas aplikasi tanpa langsung mencobanya sama halnya cuman berangan-angan saja. Untuk itu saya tunjukkan penggunaan Writer, Calc, dan Impress. Setelah teman-teman mamahami penggunaan masing-masing, saya langsung memberikan instruksi untuk membuat curriculum vitae sesuai dengan templat di tautan ini.

Membantu menyelesaikan masalah

Selagi teman-teman membuat CV, saya dan cak Imron muter-muter, bukan sedang joget, melainkan membantu teman-teman yang mengalami kesulitan.

Waktu ishoma telah tiba, kami harus istirahat sejenak untuk menyegarkan fikiran selama satu jam. Mulai kembali jam 13:00 dan harus berakhir saat jam 15:30.

Setelah waktu ishoma berakhir, teman-teman kembali meneruskan pekerjaanya. Sembari mereka mengerjakan, saya menjelaskan mengenai cara mengirim surel (surat elektronik) yang baik, setidaknya menurut saya.

Antusiasme teman-teman belajar LibreOffice

Tata krama, saya menyebutnya demikian, dalam mengirim surel yang paling dasar adalah kita harus menggunakan alaman surel yang jelas. kita bisa menggunakan gabungan dari nama lengkap dan angka (jika nama pengguna tidak tersedia). Selain itu, pengirim juga harus mengisi subjek yang jelas dan sesuai dengan topik yang ada, mengisi kolom pesan yang juga sesuai dengan permasalahan yang ada.

Dari sekian orang, ternyata masih ada beberapa teman-teman yang bahkan sampai lupa alamat surel atau sandinya untuk mempercepat saya menyuruh mereka membuat yang baru. Khusus yang lupa sandi saya anjurkan untuk me-reset kata sandinya.

Bagi yang sudah menyelesaikan tugasnya, masing-masing individu mengirimkan tugas tersebut ke surel saya sesuai dengan format dan tata krama yang sudah saya jelaskan tadi. Saya memeriksa masing-masing hasil kerja mereka dan memberikan saran dan masukan.

Proses pengiriman tugas ke posel

Hari semakin sore, saya berpesan kepada teman-teman untuk meningkatkan proses belajarnya, khususnya pada aplikasi perkantoran ini, dengan cara memperbaiki jika pada pekerjaanya masih ada yang tidak sesuai.

Akhir kata, saya mengucapkan rasa terima kasih banyak kepada APJII Jawa Timur yang sudah memberikan waktu kepada saya dan Cak Imron untuk berbagi pengetahuan mengenai aplikasi perkantoran open source, Mbak Lia atas jamuan makan siangnya, juga segenap teman-teman siswa/i SMK Dharma Bahari Surabaya yang hadir.

Salam. SMK Bisa!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.