Pagi itu, Senin (11/03) saya berencana mengunjungi kampus bersama dengan teman-teman yang lain untuk mengajukan legalisir ijazah. Tidak terlalu pagi sih, mungkin sekitar jam 10:00-an WIB saya baru berangkat.

Kami berempat. Ada saya, Dhoni, Hanafi dan Riano. Setelah proses mengajukan legalisir ijazah selesai, Hanafi mengingatkan saya kalau nanti siang kita makan di Kedai Gendis, tempat teman kami bekerja. Putri namanya.

Tepat jam 12:30 WIB kami berangkat ke Kedai Gendis. Lokasinya juga tidak terlalu jauh dari kampus, mungkin sekitar 7 menit-an saja. Kali ini kita ketambahan satu orang, si Mamad, yang sebelumnya memang sudah janjian ke Kedai Gendis bersama.

Sesampainya kami di Kedai Gendis, Putri tampak sudah menunggu kami. Dia menyambut kami dan saling bertanya kabar, setelah itu dia mempersilahkan kami duduk. Inilah suasana Kedai Gendis.

Kedai Gendis, terletak di Ruko Grand City, Jl. Rungkut Mutiara, No. A-11, Kelurahan Rungkut Kidul, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya. Buka mulai pukul 09:00 hingga pukul 17:00 WIB. Menyediakan menu makanan dan minunan yang variatif. Ada juga snack atau menu pencuci mulut.

Putri menghampiri kami dengan membawa secarik kertas dan bulpoin. Dia mempersilahkan kami memilih menu yang tertera di daftar menu yang disediakan sembari memberi saran terkait menu-menu unggulan Kedai Gendis.

Sedikitnya ada tiga menu unggulan yang ditawarkan Kedai Gendis. Nasi Campur, Nasi Empal Udang, dan Nasi Cumi Hitam (cumtam). Saya, Hanafi dan Mamad memilih menu yang sama, Nasi Cumtam. Untuk urusan minuman, Hanafi memesan es coklat, sedangkan saya dan Mamad memesan teh hangat. Pengen es sih sebenernya, cuman tenggorokan sedang masalah.

Kami dipersilahkan menunggu. Selagi Putri menyiapkan hidangan, kami ngobrol ngalor-ngidul mengenai pekerjaan. Tampak juga sesekali pembeli terlihat mengambil pesanan.

Nasi Cumtam yang ditunggu-tunggu telah tiba dan tampak sangat menggoda. Nasi Cumtam yang dihidangkan oleh Kedai Gendis lengkap dengan; nasi putih, serundeng kelapa, cumi masak hitam, tahu/tempe goreng (bisa pilih), udang goreng tepung, telur dadar, sambal dan mentimun sebagai lalap. Kata orang Spanyol “perfecto”.

Nasi Cumi Hitam, foto oleh Kedai Gendis

Harga yang ditawarkan untuk satu porsi nasi cumtam relatif murah. Dengan porsi serta lauk-pauknya, nasi cumtam Kedai Gendis dihargai Rp25.000,00. Worth it-lah menurut saya. Ditambah teh hangat dengan harga Rp4.000,00 saja, jadi total-nya Rp29.000,00.

Tanpa komando saya tarik gas penuh untuk segera melahap hidangan yang sudah melambai-lambai. Cita rasa yang ditawarkan juga khas Jawa Timur. Jadi tidak perlu waktu lama untuk menghabiskannya.

Ngomong-ngomong, sudah tahu kan perbedaan rasa masakan khas Jawa Timur dengan masakan khas Jawa Tengah?

Beberapa teman yang saya kenal, baik dari Jawa Timur atau Jawa Tengah, pernah mengatakan bahwa rasa masakan khas Jawa Timur sedikit lebih asin dari pada masakan khas Jawa Tengah. Begitu juga sebaliknya, masakan khas Jawa Tengah sedikit lebih manis dari pada masakan khas Jawa Timur.

Eh, saya jadi kelupaan dengan Riano dan Dhoni. Mereka berdua memesan makanan mie instan untuk santap siang. Dhoni lebih suka goreng, Riano lebih suka dengan kuah. Untuk urusan minuman, Dhoni memesan satu gelas es lemon, sedangkan Riano memesan satu gelas es gadung.

Lihat postingan ini di Instagram

#Repost @umam212 (@get_repost) ・・・ Kemarin siang, Senin (11/03/2019), saya dan teman-teman menikmati santap siang dengan menu unggulan dari @kedaigendis, Nasi Cumi Hitam. Satu porsi nascumtam terdiri dari nasi, serundeng kelapa, tahu goreng, telor dadar, udang goreng tepung, sambal, dan yang pasti cumi hitamnya, ada satu iris timun juga untuk menambah rasa segar sebagai lalapan. Apa hanya itu? Tentu saja tidak. Kedai @kedaigendis menyediakan aneka makanan dan minuman yang bervariasi. Tersedia juga aneka penyetan dan makanan penutup (snack). Penasaran dengan @kedaigendis? Buruan kunjungi Kedai Gendis yang beralamat di Jl. Rungkut Mutiara, No. A-11, Ruko Grand City, Rungkut Kidul, Rungkut, Kota Surabaya. Buka mulai pukul 09:00 hingga pukul 17:00 WIB. Nah, untuk Anda yang sedang sibuk, banyak kerjaan, atau bahkan lagi mager, Anda bisa memesan menu-menu unggulan Kedai Gendis ini via GO-FOOD. Nantikan cerita saya di umam.my.id/blog #kedaigendis #kulinerhitssurabaya #kanaya #salamkuliner

Sebuah kiriman dibagikan oleh Nasi Bebek,Penyetan,Cumi Hitam (@kedaigendis) pada

Kini saatnya memberikan penilaian terhadap rasa hidangan yang disuguhkan oleh Kedai Gendis. Jika 1 = Sangat Tidak Enak (STE), 2 = Tidak Enak (TE), 3 = Netral (N), 4 = Enak (E) dan 5 = Sangat Enak (SE), maka nasi cumtam dan teh hangat yang dihidangkan Kedai Gendis menurut saya patut diberi nilai 4.

Kenapa saya memberikan nilai 4? Karena cumi masak hitamnya tidak amis atau anyir dan sambalnya juga enak. Maknyus.

Demikian ulasan yang saya buat setelah menikmati hidangan santap siang di Kedai Gendis. Saya mengucapkan banyak terima kasih atas layanan dan hidangannya. Semoga kedepannya Kedai Gendis semakin berjaya. Aamiin.

Untuk Putri, boleh ya titip pesan disini, semangat terus dalam meniti karir dan jangan lupa segera selesaikan skripsinya. Biaya semesterannya lumayan. hihihi.

Salam Kuliner!

%d blogger menyukai ini: