Lenovo lagi, Lenovo lagi. Entah kenapa, kalau urusan per-laptop-an, saya agak susah berpaling dari Lenovo. Tepat saat PSBB di Kota Surabaya resmi ditutup, saya langsung meluncur ke ITC Mega Grosir Surabaya. Waktu itu, saya belum terpikir buat nyikat Lenovo V14-IWL, laptop entry-level yang upgradable ini, tapi setelah lihat harganya, langsung bungkus.

Waktu itu, saya juga belum memutuskan tempat untuk membeli si Lenovo V14-IWL, apakah mau beli di Hi-Tech Mall atau ITC Mega Grosir Surabaya. Mungkin karena lama gak lihat-lihat suasana mall elektronik, mungkin seru kalau mengunjungi keduanya.

Nah, jika Anda penasaran tentang Lenovo V14-IWL: laptop entry-level yang upgradable ini, berikut ulasannya untuk Anda. Saya mulai dari spesifikasi teknisnya terlebih dahulu.

Spesifikasi teknis Lenovo V14-IWL

Brand/Tipe/SeriLenovo V14-IWL
ProsesorCore i3-8145U (onboard)
GrafisIntel Grafis UHD 620
RAM4GB DDR4-2400 onboard
Tersedia 1 slot kosong
Tampilan14″ HD (1366×768) anti-glare
PenyimpananWD 1 TB HDD 5400 rpm via SATA
Tersedia 1 slot M.2 SSD / PCIe NVME 2242 atau 2280
LAN Nirkabel802.11ac (WiFi 5)
I/OCard reader
1x USB 2.0
2x USB 3.0 Gen. 1
HDMI
Headpone jack
Camera0,3 MP tanpa penutup
AudioHD Audio
Dukungan Dolby Audio
Stereo
BateraiLi-ion 4000mAh (maks) 30Wh
Spesifikasi Lenovo V14-IWL

Untuk melihat spesifikasi lebih lengkap dan detail, Anda bisa mengunjungi laman personal systems reference (PSREF) Lenovo V14-IWL melalui tautan ini

Lenovo v14-IWL: Laptop Entri Level yang Upgradable
Jeroan Lenovo V14-IWL

Jika Anda melihat dengan seksama bagian-bagian papan induk Lenovo V14-IWL, Anda akan tahu satu hal. Yup, ada varian lain dari Lenovo V14 yang didalamnya terdapat VGA tambahan. Jika menurut penjelasan spesifikasi PSREF, VGA yang dipakai adalah nVidia GeForce MX110.

Apa yang saya suka dari Lenovo V14-IWL ini?

Lenovo V14-IWL dibandrol dengan harga 5 juta-an Rupiah. Sebenarnya, dengan harga segitu, Anda bisa mendapatkan seri lain yang lebih bertenaga disisi penyimpanannya. Seperti Lenovo Ideapad S145-14AST 9425 dengan harga 4 juta-an. Lanjtas apa yang membuat saya memilih Lenovo V14-IWL ini?

Saat memilih laptop, saya berpatokan pada beberapa hal. Yang pertama adalah budget, ini bagian utama dan paling penting, Anda pun pasti setuju dengan saya. Kecuali, Anda sultan. Yang kedua performa prosesor, Anda bisa saja tidak setuju dengan saya terkait dengan hal ini. Alasannya sederhana, saya ingin menggunakan laptop tersebut untuk jangka panjang sembari ngumpulin duit buat upgrade ke SSD. Yang ketiga atau yang terakhir, laptop tersebut harus gampang dibongkar, karena laptop itu sudah menjadi aset pribadi, maka saya harus bisa merawatnya sendiri.

Untuk spek yang lain, seperti kapasitas RAM, Penyimpanan (SSD/HDD), papan tik, atau layar itu mengikuti-lah. Contohnya kapasitas RAM, saya yakin, rata-rata laptop entry-level di harga 5 juta-an sudah pada pake RAM dengan kapasitas minimal 4 GB dan itupun upgradable.

Lenovo V14-IWL tampak depan
Lenovo V14-IWL tampak depan

Bagian yang paling saya suka dengan Lenovo V14-IWL ini ada dibagian sifatnya yang bongkarable. Lagi-lagi ini menjadi bagian yang penting menurut saya. Untuk membongkar laptop ini, Anda cukup melepas semua baut yang menempel di bodinya. Setelah itu buka dengan menyelipkan sesuatu yang tipis, seperti pick gitar, disela-sela antara bodi atas dengan bodi bawah.

Bagian layar juga saya suka. Selain fitur anti-glare dan bezel kanan-kirinya yang sudah semakin menyusut, engsel laptop ini juga terasa empuk. Saat membuka layar laptop, biasanya, saya harus menggunakan dua tangan. Tangan kiri buat nahan bodi dan tangan kanan buat buka layarnya. Tapi hal itu tidak berlaku untuk Lenovo V14-IWL ini.

Bagian yang tidak saya suka di Lenovo V14-IWL

Meski menawarkan berbagai keunggulan, yang namanya perangkat, pasti ada kelemahannya juga. Tak terkecuali dengan Lenovo V14-IWL ini. Berikut beberapa kelemahan yang saya temui di laptop ini menurut saya pribadi.

Gak ada ethernet port

Lenovo tidak menyertakan ethernet port RJ45 di Lenovo V14-IWL. Ini bagian yang cukup fatal bagi saya. Tapi saya gak seberapa mempermasalahkannya. Toh, masih ada konektifitas via WiFi 5-nya juga, kan?. Saya beli laptop ini juga bukan untuk saya. Jadi, tanpa ethernet port masih terbilang cukup aman.

Gak dikasih baut buat dudukan SSD

Seperti yang telah Anda tahu, Lenovo telah menyediakan slot PCIe khusus sebagai tempat untuk menampung SSD tambahan di Lenovo V14-IWL ini. PCIe ini dapat digunakan oleh SSD dengan tipe konektor M.2 atau NVMe.

Dengan kelengkapan seperti itu, saya tidak melihat adanya baut di tempat dudukan SSD-nya. Saya sih gak tahu, apa saat beli SSD dengan konektor M.2 atau NVMe nanti bakalan dapat baut perekatnya juga?.

Touchpad kurang responsif

Touchpad laptop ini juga kurang responsif. Untuk memunculkan pilihan opsi klik kanan, saya harus benar-benar mengeklik bagian sisi kanan bawah touchpad alih-alih menggunakan dua jari. Entah ini masalah perangkat keras atau driver-nya gak kompatibel. Semoga dipembaruan driver mendatang, masalah tersebut dapat diatasi. Meski begitu, fungsi gulir atas-bawah bisa Anda lakukan dengan dengan menggesekkan dua jari.

Oiya, buat Anda pengguna Ubuntu dengan lingkungan desktop GNOME, tampaknya Anda harus melakukan konfigurasi lebih untuk fungsi touchpad-nya si Lenovo V14-IWL ini. Pasalnya, touchpad ini tidak bekerja sama sekali di Ubuntu 20.04 LTS. Saya sih curiga si Ubuntu-nya gak kompatibel sama perangkat touchpad-nya. Setelah saya cari tahu lewat fitur manajer device-nya Windows, Lenovo V14-IWL ternyata menggunakan touchpad ELAN.

Nah, dari sini saya bingung. Emang bedanya touchpad ELAN sama Synaptics itu apaan, ya?

Tombol power di papan tik

Sebenarnya saya sudah tidak merasa aneh dengan susunan papan tik yang menempatkan tombol power di dalamnya. Laptop Asus punya Adik saya juga pake papan tik dengan jenis yang serupa. Buat Anda yang belum terbiasa dengan jenis papan tik ini, saya sarankan untuk mengubah pengatuan tombol powernya.

Kesimpulannya

Lenovo V14-IWL: laptop entry-level yang upgradable ini adalah bentuk perjuangan seorang ayah untuk meningkatkan efisiensi pendidikan putrinya. Saya sendiri yang menjadi saksinya. Saya bahkan sampai memutar otak ketika tahu budget yang dikasih. Laptop apa yang performanya bagus, upgradable (minimal RAM sama penyimpanannya) dan mudah dibongkar. Puji syukur, saya mendapatkan Lenovo V14-IWL dengan harga 5 juta. Pas.

Secara keseluruhan, Lenovo V14-IWL sudah sesuai dengan ekspektasi saya. Kalau laptop ini saya yang pakai, mungkin saya akan memperhitungkan buat segera menambah SSD tipe M.2 atau NVMe. Karena tahun 2020 sudah waktunya pake SSD. Upgrade RAM bisa belakangan kalau saya sudah membutuhkan multi tasking yang lebih kerad.

Demikian ulasan saya untuk Lenovo V14-IWL: laptop entry-level yang upgradable. Semoga bisa membantu Anda dalam menentukan laptop idaman dan yang pasti semoga tulisan ini bermanfaat.