Mencoba Citra Harian Ubuntu 20.04 UserInterfaceFreeze – 19 Maret 2020 merupakan tanggal dimana proyek Ubuntu 20.04 memasuki tahapan UserInterfaceFreeze.

UserInterfaceFreeze (UIF) atau pembekuan antarmuka pengguna merupakan bagian dari pengembangan Ubuntu 20.04, dimana, para pengembang harus sudah menstabilkan antarmuka pengguna.

Tujuan dari pada UIF agar penulis dokumentasi dan lokalisasi bahasa dapat bekerja sesuai target yang telah ditentukan.

Mengingat lingkaran rilis Ubuntu terjadi setiap satu semester sekali dan selalu ada yang baru didalamnya, tentu sangat mempengaruhi kebutuhan dokumentasi yang sesuai dengan rilis pada saat itu. Terutama pada bagian tangkapan layar dan dokumentasi lama.

Karena penasaran dengan pembaruan yang akan diterapkan di Ubuntu 20.04, tanpa cin-cong saya langsung mengunduh citra harian (daily build image). Jika Anda ingin mencobanya juga, berikut tautan unduhannya:

Pasang di VirtualBox

Percobaan ini saya lakukan di VirtualBox dengan spesifikasi mesin virtual; 2 GB RAM, 1 Core prosesor, 20 GB HDD (dikurangi 2 GB untuk SWAP), 1 adapter jaringan (NAT), dan tanpa pengaturan lain.

Proses instalasi berjalan seperti biasa tanpa ada kendala. Butuh waktu sekitar 20-an menit sampai Ubuntu 20.04 terpasang secara penuh.

Masalah sepele saya temukan saat setelah proses instalasi berhasil dan saya memilih untuk memuat ulang mesin virtualnya. Mesin virtual hanya menampilkan kursor konsol yang berkedip tanpa ada pemberitahuan apa-apa.

Saya fikir itu hanya proses normal. Begitu saya biarkan selama kurang lebih 5 menit dan tidak ada respon apa-apa, saya iseng mengeklik tombol navigasi papan tik. Entah bagaimana, sistem yang awalnya menampilkan kursor konsol berkedip, kini dapat but ke desktop.

Jika dibandingkan saat mencoba memasang Ubuntu 18.04 LTS, setelah proses instalasi berhasil dan sistem meminta untuk but ulang, akan ada pemberitahuan untuk mencabut atau melepas kaitan berkas instalasi dari mesin virtual dan itu dilakukan dengan hanya mengeklik tombol Enter.

Jika dilihat dari proses pengembangan Ubuntu 20.04 yang masih sampai dalam tahapan UIF, masalah tersebut bukanlah termasuk masalah besar. Harap dimaklumi.

Tampilan rich desktop semakin segar

Pada bagian ini, mungkin bisa dibilang saya “agak” kecewa. Pasalnya, banyak pengulas yang sudah mengatakan bahwa Ubuntu 20.04 sudah menggunakan GNOME 3.36 “Gresik”.

Nyatanya, setelah saya mencoba citra harian Ubuntu 20.04 pasca UserInterfaceFreeze, saya mendapati citra harian Ubuntu 20.04 masih menggunakan GNOME 3.35.91. Versi beta ke-2 dari GNOME 3.36. Hmm… Mungkin harus tunggu versi betanya, ya?

Berikut ini tangkapan layar dari Ubuntu 20.04 (citra harian) yang saya pasang di VirtualBox:

Tampilan but Ubuntu 20.04 (citra harian pasca UIF)
Tampilan but Ubuntu 20.04 (citra harian pasca UIF)
Tampilan daftar pengguna Ubuntu 20.04 (citra harian pasca UIF)
Tampilan daftar pengguna Ubuntu 20.04 (citra harian pasca UIF)
Tampilan login Ubuntu 20.04 (citra harian pasca UIF)
Tampilan login Ubuntu 20.04 (citra harian pasca UIF). Entah kenapa, saya merasa kotak sandinya terlalu kekanan.
Tampilan desktop utama Ubuntu 20.04
Tampilan desktop utama Ubuntu 20.04 (citra harian pasca UIF). Terpampang juga artwork yang melambangkan Fossa.
Tampilan daftar aplikasi pada Ubuntu 20.04 (citra harian pasca UIF)
Tampilan daftar aplikasi pada Ubuntu 20.04 (citra harian pasca UIF). Makin segar ya ikon-ikonnya.
Tampilan manajer berkas dan monitor sistem di Ubuntu 20.04 (citra harian pasca UIF). Bagaimana menurut Anda?
Tampilan kunci layar Ubuntu 20.04 (citra harian pasca UIF)
Tampilan kunci layar Ubuntu 20.04 (citra harian pasca UIF).
Tampilan jendela autentikasi Ubuntu 20.04 (citra harian pasca UIF)
Tampilan jendela autentikasi Ubuntu 20.04 (citra harian pasca UIF). Tampil lebih segar bukan?

Selain sisi tampilan, Ubuntu 20.04 (citra harian pasca UIF) juga membawa pembaruan lain, seperti Kernel Linux 5.4, improfisasi dukungan ZFS, wallpaper baru, ukuran berkas iso yang lebih kecil, dan masih banyak lagi. Nantikan saja saat rilis resmi pada tanggal 24 April 2020, nanti.

Kesimpulan dari mencoba citra harian Ubuntu 20.04 UserInterfaceFreeze

Semua ulasan yang sudah saya ketik di atas menggunakan citra harian Ubuntu 20.04 yang saya jalankan di VirtualBox. Jika Anda ingin mencobanya juga, saya tidak menyarankan Anda memasangnya di mesin utama. Ingat, saat ini Ubuntu 20.04 masih dalam tahap pengembangan.

Semua pembaruan yang sudah tersemat pada citra harian ini membuat Ubuntu 20.04 LTS sangat cocok untuk dinanti. Tidak hanya oleh saya, melainkan oleh ribuan komunitas pengguna Ubuntu di seluruh dunia.

Yang paling bagus dan yang paling disorot oleh kebanyakan orang pada Ubuntu ini ada pada efisiensi penggunaan RAM oleh sistem. Jika Ubuntu 20.04 LTS nanti penggunaan RAM-nya lebih efisien ketimbang penggunaan RAM pada Ubuntu 18.04 LTS, mungkin akan banyak orang yang berbondong-bondong beralih ke Ubuntu 20.04 LTS.

Bayangkan saja, Ubuntu 18.04 LTS saat idle saja memakan sekitar 1,8 GB RAM, hla Ubuntu 20.04 ini aja saat idle cuman 900-an MB. Mantep bukan?.

Sebagus apapun Ubuntu (dengan desktop GNOME), menurut saya Ubuntu MATE tetap yang paling nyaman dipakek. Hihihi. Jadi gak sabar nungguin Ubuntu MATE 20.04 LTS.