Ubuntu MATE adalah salah satu distribusi GNU/Linux yang masih satu keluarga dengan Ubuntu. Perbedaan yang mencolok antara Ubuntu dengan Ubuntu MATE hanya terletak pada lingkungan desktopnya saja. Dimana MATE, sebagai desktop, mempunyai sejarah yang tak terpisahkan dengan GNOME.

Sejak GNOME 2 ditinggalkan Yayasan GNOME, karena mereka lebih memilih mengembangkan GNOME yang lebih baru dan modern, GNOME Shell, perkembangan GNOME 2 diteruskan oleh sekelompok orang yang menamakan diri mereka sebagai The Mate Team.

Sejarah perkembangan perangkat lunak bebas selalu menarik untuk disimak. Bagi Anda yang ingin sedikit lebih mengenal Ubuntu MATE, artikel dari WikiPedia ini dapat menjadi referensi bagi Anda.

Tahukah Anda, Ubuntu MATE dibekali 8 tampilan yang berbeda. Tampilan-tampilan tersebut dapat diaktifkan dengan menggunakan fitur “Panel” dari aplikasi MATE Tweak. Masing-masing tampilan memiliki namanya masing-masing. Berikut ulasannya untuk Anda.

Tata Letak Familiar

Tampilan Ubuntu Mate dengan pengaturan panel familier, gambar oleh goinglinux

Tampilan ini adalah tampilan baku dari Ubuntu MATE 18.04. Saat setelah Anda memasang Ubuntu MATE, tampilan itulah yang Anda dapatkan. Tampilan tersebut dikenal dengan Familiar.

Tata letak ini didasarkan pada tata letak tradisional yang tetap memadukan dua panel.

Pada panel atas, sebelah kiri terdapat menu Brisk dan ikon peramban web, sedangkan dibagian kanan terdapat Aplet Indikator Sistem dan tanggal.

Panel bawah difungsikan sebagai tempat untuk meletakkan daftar aplikasi-aplikasi yang terbuka. Pada panel ini juga terdapat funsi untuk menampilkan desktop dan pengalih area kerja.

Tata Letak Tradisional

Tampilan tata letak Tradisional, gambar oleh goinglinux

Tata letak tradisional adalah tata letak baku yang digunakan Ubuntu MATE sebelum rilis Ubuntu MATE 18.04. Tampilan klasik yang memadukan dua panel.

Panel atas dilengkapi dengan bar menu (Applications, Places, System), sedangkan panel bawah difungsikan sebagai tempat daftar aplikasi yang terbuka. Tata letak ini mirip dengan tata letak Familiar, dimana yang membedakan hanya pada bagian menu utama.

Tata Letak Kontemporer

Tampilan tata letak Kontemporer, gambar oleh goinglinux

Secara kasat mata, tata lerak kontemporer ini memiliki kesamaan dengan dua tata letak di atas. Perbedaan yang signifikan pada tata letak kotemporer ini adalah menu-menu setiap aplikasi selalu muncul di panel atas, bukan pada masing-masing aplikasi yang bersangkutan. Menu-menu yang muncul di atas panel pada tata letak kotemporer ini disebut dengan Global Menu.

Tata Letak Redmond

Tampilan tata letak Redmond, gambar oleh goinglinux

Kalau dilihat-lihat tampilan dari tata letak Redmond ini kayaknya mirip-mirip seperti sistem operasi Microsoft Windows. Lihat saja menu utama, daftar aplikasi terbuka, palet indikator, tanggal dan jam. Pun juga semua menu aplikasi juga berada di jendela aplikasi.

Nah, bagi Anda yang sedang mencari dari alternatif dari Microsoft Windows, Anda bisa mempertimbangkan menggunakan Ubuntu MATE dengan tata letak Redmond. Kalau masih tidak puas dengan Ubuntu MATE, Anda bisa juga mencoba Linux Mint yang juga mempuyai tampilan yang tak jauh beda dengan tata letak Redmond ini.

Tata Letak Cupertino

Tampilan tata letak Cupertino, gambar oleh goinglinux

Kalau Ubuntu MATE pakai tata letak Cupertino seperti gambar di atas, tentu Anda akan mengatakan “Tampilannya kok mirip-mirip sama MacOS ya?”. Yup, Anda benar. Tata letak Cupertino memberikan Anda sensasi layaknya MacOS sungguhan.

Anda tinggal mengotak-atik tata letak ini, mempercantik tampilan Dock dan menggunakan Compiz. Tak perlu memaksakan membeli MacBook untuk sekedar mencoba MacOS kalau semua fungsi komputasi sudah Anda dapatkan di Ubuntu MATE ini. Peace.

Tata Letak Pantheon

Tampilan tata letak Pantheon, gambar oleh goinglinux

Tata letak Pantheon adalah perpaduan antara tata letak Kotemporer dan tata letak Cupertino. Keduanya menu di kiri atas dan dock di bagian bawah layar untuk menampilkan aplikasi yang disematkan dan dijalankan.

Menu masing-masing aplikasi berada di bagian atas jendela aplikasi, karena itu tata letak ini juga sama seperti tata letak Redmond.

Tata Letak Mutiny

Tampilan tata letak Pantheon, gambar oleh goinglinux

Kayaknya saya tidak asing lagi dengan tampilan tata letak Mutiny ini. Benar juga. Unity 7. Lingkungan desktop kebanggaan Canonical untuk Ubuntu, namun karena kurang dalam pendanaan, pengembangan yang hampir menjadi Unity 8 akhirnya dibatalkan. Canonical lebih memilih beralih lagi ke GNOME. Bisa jadi ajang nostalgia nih.

Tata letak ini menggunakan Global Menu untuk menampilkan menu aplikasi di panel atas. Tampak juga dock atau yang dulu dikenal dengan Unity Launcer yang berada di sisi kiri. Launcher ini berfungsi sebagai peluncur aplikasi, tempat untuk menyematkan aplikasi dan menampilkan aplikasi yang berjalan.

Kalian yang masih rindu dengan lingkungan desktop Unity, kuy buruan pasang Ubuntu MATE lalu pakai tata letak ini. Hehe.

Tata Letak Netbook

Tampilan tata letak Netbook, gambar oleh goinglinux

Seperti namanya, tujuan utama dari tata letak ini adalah pengguna yang memakai layar sekecil netbook. Tampilan yang ringkas membuat tata letak Netbook dapat digunakan dengan nyaman di resulusi layar kurang dari 14 inci.

Tata letak Netbook hanya memiliki satu panel yang terdiri dari menu utama, daftar aplikasi yang digunakan, jam, tanggal dan Aplet Indikator.

Penutup

Demikian ulasan mengenai fitur unggulan yang dibawah oleh Ubuntu MATE. Saya masih tidak menyangka kalau Ubuntu MATE memiliki fitur yang keren. Pengguna macam apa saya ini.

Semenjak meningkatkan versi dari Ubuntu MATE 16.04 ke Ubuntu MATE 18.04 saya dan mungkin Anda akan diberikan tampilan antar muka yang baru bernama Tata Letak Familiar. Ternyata Ubuntu MATE menyimpan beberapa tata letak legendaris yang pernah hadir ditengah-tengah kita.

Semoga ulasan ini bermanfaat untuk siapa-pun yang membacanya, terkhusus untuk saya pribadi. Dengan ini saya malah tidak punya alasan lagi untuk berganti ke distibusi GNU/Linux yang lain.

Dasar, memang asalnya orang yang tidak bisa move on.

Sumber

Choosing and Changing Panel Layouts: Ubuntu MATE 18.04, tersedia daring di https://ubuntu-mate.community/t/choosing-and-changing-panel-layouts-ubuntu-mate-18-04/16502