Mengenal nama domain internet beserta fungsinya – Nama domain internet merupakan sebuah identitas yang bisa mewakili siapapun di dunia maya. Baik itu seseorang, organisasi, instansi, brand atau bahkan tempat usaha.

Nama domain adalah sebuah nama unik yang terdiri dari gabungan huruf, angka dan tanda penghubung (-) dan titik (.). Nama domain ini digunakan untuk mengidentifikasi sebuah server komputer yang menjalankan layanan seperti web server atau mail server di jaringan komputer ataupun internet.

Karena nama domain ini seperti identitas, maka bagi beberapa kalangan keberadaan nama domain ini sangat penting. Terutama untuk perusahaan-perusahaan besar.

Mereka bahkan tidak segan-segan untuk menuntut siapapun yang menggunakan nama domain yang mirip atau bahkan sama dengan nama perusahaan atau brand mereka. Anda bisa merujuk beberapa kasus terkait nama domain di laman DetikInet.

Diartikel ini, saya ingin berbagi beberapa hal terkait mengenal nama domain internet beserta fungsinya, pembagian TLD (top level domain), dan macam-macam DNS. Sebelum membaca lebih jauh, siapkan secangkir kopi agar Anda lebih rileks dalam membaca informasi seputar domain ini.

Organisasi dibalik nama domain internet

Untuk mengelola suatu hal yang sifatnya komplek, memang diperlukan organisasi khusus. Disamping bertanggung jawab terhadap kelangsungan layanan, organisasi juga diharapkan untuk membuat standarisasi dan prosedur pengelolaan yang tepat.

Nama domain internet global dikelola oleh ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers). Sebuah korporasi non-profit yang bertugas mengelola akar sistem nama domain, pembuat standar prosedur dan kebijakan, serta mengelola basis data nama domain.

Di Indonesia, nama domain internet dikelola oleh PANDI sebagai registry operators untuk nama domain Indonesia. PANDI, atau Pengelola Nama Domain Internet Indonesia adalah registri nama domain tingkat atas Indonesia yang ditunjuk langsung oleh Menteri Kominfo untuk mengelola nama domain Indonesia atau ccTLD.

Klasifikasi nama domain internet

Top-level Domain (TLD)

Top Level Domain (TLD) merupakan akhiran sebuah nama domain (setelah titik) yang terdiri dari dua sampai tiga huruf atau lebih. Misalnya chotibulstudio.com untuk gTLD, atau chotibulstudio.id untuk ccTLD.

TLD atau domain tingkat atas disubklasifikasikan menjadi dua;

1. gTLD (Global top-level Domain)

gTLD merupakan domain teratas yang terdiri dari tiga huruf atau lebih.

Sebagian besar dari domain ini dapat digunakan secara luas oleh bermacam-macam organisasi. Kecuali dua domain, .mil (militer Amerika Serikat) dan .gov (Pemerintah federal Amerika Serikat). Dimana penggunaan keduanya dibatasi dan hanya digunakan oleh kedua otoritas tersebut.

Beberapa contoh dari gTLD bisa dilihat pada tabel berikut:

.comKomersil
.bizBisnis
.infoInformasi
.netJaringan
.aeroIndustri pesawat terbang
Beberapa contoh gTLD

2. ccTLD (Country Code top-level Domain)

ccTLD atau domain tingkat tinggi sesuai kode negara merupakan domain yang terdiri dari dua huruf saja setelah titik. Seperti .id, ccTLD untuk Indonesia, .jp ccTLD untuk Jepang, dan lain sebagainya.

Contoh-contoh dari ccTLD Indonesia akan saya jabarkan di subbab tersendiri, ya.

Domain internet untuk Indonesia

Indonesia memiliki ccTLD atau domain tingkat atas untuk sebuah negara, yaitu .id. Sebagai pengelola domain internet di Indonesia, PANDI menawarkan beragam pilihan domain .id untuk berbagai keperluan yang lebih spesifik.

Berikut adalah beberapa nama domain internet Indonesia yang ditawarkan oleh PANDI:

.idccTLD untuk Indonesia yang diperuntukkan bagi orang atau perseorangan, baik WNI atau WNA maupun badan hukum.
.co.idDiperuntukkan bagi perusahaan.
.ac.idDiperuntukkan bagi instansi pendidikan tinggi, seperti universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik dan sebagainya.
.or.idDiperuntukkan bagi organisasi, baik organisasi non-profit atau organisasi profit.
.sch.idDiperuntukkan khusus sekolah resmi atau instansi pendidikan non-formal yang telah diakui oleh SKPD.
.my.idMemiliki fungsi yang sama dengan .ID. Biasanya, domain ini digunakan untuk keperluan pribadi
.web.idDomain untuk keperluan pribadi.
.biz.idMemiliki fungsi yang sama dengan .ID. Biasanya, domain ini digunakan untuk keperluan bisnis pribadi atau UMKM.
.net.idDiperuntukkan bagi perusahaan jaringan telekomunikasi.
.go.idDomain khusus organisasi kepemerintahan.
.ponpes.idDomain khusus pondok pesantren.
.desa.idDomain khusus desa.
.mil.idDomain khusus untuk instansi militer Indonesia.
Domain internet Indonesia

Tips memilih domain untuk situs Anda

Ada banyak faktor kenapa Anda harus memilih domain tertentu. Baik saya maupun Anda, kita mungkin saja berbeda pendapat dengan cara memilih nama domain. Apakah harus menggunakan gTLD atau ccTLD. Ya sebenarnya itu kembali kepada kebutuhan masing-masing.

Berikut beberapa tips pribadi saat saya memilih domain yang cocok untuk Anda.

1. Perhitungkan budget

Kepemilikan atas nama domain tidak bisa permanen. Artinya, Anda harus memperpanjang setiap rentan waktu tertentu. Hal itu dikarenakan sistem nama domain hanya bisa dimiliki dengan sewa. Dengan memperhitungkan budget, Anda bisa menghemat pengeluaran tahunan Anda.

Bagaimana memperhitungkan budget untuk menyewa domain?

Cukup sewa domain yang Anda butuhkan saja. Jika untuk penggunaan pribadi, pilihan domain .my.id saya rasa cukup menarik. Harga sewanya juga tidak sampai Rp20.000,00 per-tahunnya.

Sayangnya, waktu saya sewa pertama kali domain umam.my.id ini, harganya masih Rp50.000,00 per-tahunnya. Menurut data whois, domain ini terdaftar pada tahun 2018.

2. Perhitungkan calon trafik

Ada dua kategori trafik yang akan masuk ke alat analitik situs Anda. Trafik dalam negeri dan trafik dari luar negeri.

Jika situs Anda berupa situs blog yang menggunakan bahasa lokal atau nasional, saya sarankan untuk menggunakan ccTLD Indonesia.

Namun jika situs Anda berupa situs e-commerce dan Anda ingin menerima trafik dari luar negeri, lebih baik menggunakan gTLD umum. Sepeti .com atau .biz.

3. Gunakan nama domain yang pendek dan mudah diingat

Jangan menggunakan nama domain yang terlalu panjang. Perhitungkan untuk menggunakan nama domain dari nama panggilan Anda, atau nama brand Anda. Lebih baik lagi jika dalam nama domain terdapat kata kunci terkati tema situs web yang akan Anda bangun.

Anda bisa memperhitungkan menggunakan nama panggilan atau panggilan alias Anda untuk menentukan nama domain. Bisa juga menggunakan branding, atau fokus usaha Anda. Misalnya pempeksda.id, tahuwaliksda.id, cekerlapindo.id, dan lain sebagainya.

Untuk situs web ini, saya menggunakan nama panggilan, yaitu Umam dengan domain .my.id. Itu berarti sama dengan “Umam is my identity atau Umam adalah nama sekaligus identitas saya”. Sedangkan untuk brand yang sedang saya bangun, saya menggunakan nama domain chotibulstudio dengan ccTLD .id. Meskipun masih berupa situs blog juga, tapi setidaknya saya sudah mengamankan identitas pribadi dan brand saya.

Oiya, menggunakan nama domain yang terlalu panjang juga menyebabkan surel yang dialamatkan sesuai nama domain tersebut akan sulit diingat. Jadi, harap perhitungkan baik-baik saat akan menyewa nama domain.

Kesimpulan

Jika KTP adalah kartu identitas di dunia nyata, maka domain adalah identitas Anda di dunia maya, selain sosial media. Maka dari itu, pemilihan nama domain beserta TLD yang sesuai diharapkan dapat merepresentasikan profesionalitas, baik untuk diri Anda sendiri, usaha Anda, atau bahkan brand Anda.

Demikian ulasan terkait dengan mengenal nama domain internet beserta fungsinya. Semoga bermanfaat untuk saya pribadi, Anda dan orang-orang yang Anda cintai.

Sampai jumpa di tulisan-tulisan berikutnya.

Sumber

Mengapa .ID, tersedia daring di https://pandi.id/mengapa-id/

Ranah Internet Tingkat Atas, tersedia daring di https://id.wikipedia.org/wiki/Ranah_Internet_tingkat_teratas