Proses Migrasi Antar Hosting DirectAdminJuraganserver.com baru saja memindahkan layanan hosting-nya ke layanan hosting yang baru. Hal itu saya ketahui setelah mendapat pemberitahuan dari adminnya secara langsung.

Setelah bang Admin, yang notabene teman saya sendiri, membuatkan saya akun di mesin hosting yang baru, inilah saatnya pemulihan.

Proses pemulihan data-data dari mesin hosting yang lama ke mesin hosting yang baru dimulai dengan proses pencadangan dari panel kontrol DirectAdmin di mesin hosting lama terlebih dahulu.

Proses Pencadangan

Proses pencadangan memang tidak memerlukan waktu yang cukup lama. Dari panel kontrol DirectAdmin, saya hanya perlu masuk ke dasbor DirectAdmin, kemudian pilih menu Advanced Features lalu klik sub menu Create/Restore Backup. Pada halaman Site Backup ini, klik tombol Backup yang ada dibagian paling bawah.

Pencadangan akan dilakukan dilatar belakang. Setelah proses pencadangan selesai, sistem DIrectAdmin akan menampilkan notifikasi pemberitahuan bahwa proses pencadangan telah selesai.

Hasil dari proses pencadangan ini berupa berkas arsip .tar.gz yang tersimpan didalam direktori backups. Untuk mengaksesnya, bisa melalui layanan FTP maupun langsung dari manajer berkas DirectAdmin.

Proses Pemulihan

Proses pemulihan berkas arsip dari hasil pencadangan sebelumnya dimulai dengan membuat direktori backups terlebih dahulu di mesin hosting baru. Caranya cukup masuk ke direktori root via Manajer Berkas, kemudian buat direktori baru dengan nama backups.

Unggah berkas arsip hasil pencadangan sebelumnya ke direktori backups yang baru saja dibuat via layanan FTP. Setelah berkas arsip pencadangan berhasil terunggah, masuk ke dasbor utama DirectAdmin, lalu pilih Create/Restore Backup. Klik tombol Restore Backup, pilih berkas arsip yang tadi diunggah via FTP kemudian klik tombol Restore.

Sampai disini, proses pemulihan data-data dari mesin hosting lama ke mesin hosting baru telah selesai dilakukan. Berikutnya, diperlukan proses penanganan terhadap masalah yang ada.

Berikut beberapa masalah yang saya temui saat proses pemulihan data hosting beserta cara penanganannya:

Proses pemulihan: tidak bisa masuk ke phpMyAdmin

Jika dimesin hosting lama, untuk mengakses phpMyAdmin cukup dengan nama pengguna dan sandi yang biasa saya gunakan untuk masuk ke dasbor DirectAdmin. Ternyata, cara ini tidak berlaku di mesin hosting baru. Berulang kali saya mencoba masuk phpMyAdmin selalu gagal.

Setelah bertanya kepada admin hosting, ternyata, untuk bisa masuk ke phpMyAdmin harus menambahkan pengguna baru di sisi MySQL, selaku sistem manajemen basisdata.

Untuk membuat pengguna baru MySQL di DirectAdmin, caranya cukup sederhana. Masuk dulu ke dasbor utama DirecAdmin, pada Account Manager, pilih MySQL Management.

Pada laman MySQL Management, klik nama basisdata yang ada, sistem mengarahkan saya menuju ke laman View Database. Untuk membuat pengguna baru, pada bagian User, klik tombol Create New User. DirectAdmin akan menampilkan popup untuk membuat pengguna baru. Isikan nama pengguna dan sandi, kemudian klik Create.

Akses phpMyAdmin melalui dasbor DirectAdmin bagian Extra Features. Sistem akan membuka tab baru untuk membuka phpMyAdmin. Gunakan nama pengguna dan sandi yang baru saja dibuat untuk masuk ke dasbor phpMyAdmin.

Proses pemulihan: cara mengatasi masalah internal server error

Galat internal server error merupakan salah satu jenis galat konfigurasi pada sisi web server. Jika menggunakan web server Apache 2, permasalahan biasanya terletak pada konfigurasi .htaccess.

Karena situs saya ini menggunakan WordPress, cara mengatasi galat tersebut, cukup dengan mengganti nama berkas .htaccess menjadi, misalnya, htaccess.old atau dengan nama lain yang lebih disukai.

Proses pemulihan: cara mengatasi masalah error establishing a database connection

Sebenarnya, galat error establishing a database connection pada WordPress merupakan masalah yang bisa dibilang kecil. Bagi kebanyakan orang yang familiar dengan aplikasi berbasis web yang membutuhkan koneksi ke sistem manajemen basisdata, tentu masalah ini bisa dapat diselesaikan dengan cepat tanpa bantuan mbah Google.

Yep, cara mengatasinya adalah dengan memeriksa informasi nama pengguna, sandi, dan nama basisdata yang digunakan di berkas konfigurasi utama WordPress, yaitu wp-config.php. Lalu sesuaikan dengan informasi akses basisdata terkini.

Proses pemulihan: Updating failed. Error message: The response is not a valid JSON response

Permasalahan “Updating failed. Error message: The response is not a valid JSON response” pada WordPress terjadi karena WordPress Core tidak bisa membaca pengaturan permalink dengan baik. Hal ini juga termasuk lanjutan dari permasalahan konfigurasi pada htaccess.

Cara memperbaikinya, cukup masuk ke dasbor WordPress, pada menu Pengaturan, pilih sub menu Permalink. Ubah pengaturan permalink yang ada, saya memilih opsi permalink Nama dan Tulisan. Akhiri dengan mengeklik tombol Simpan.

Perlu diperhatikan. Merubah struktur permalink berdampak serius pada visibilitas mesin pencari. Jadi, lakukan dengan hati-hati.

Kesimpulan dari Proses Migrasi Antar Hosting DirectAdmin

Proses pemindahan data antar mesin hosting sangat memungkinkan untuk dilakukan. Selama menggunakan panel kontrol yang sama pula. Meskipun panel kontrol memiliki fitur untuk melakukan proses pencadangan secara penuh, nyatanya masih ada beberapa bagian penting yang tidak bisa dipulihkan.

Catatan DNS merupakan salah satu bagian penting yang entah kenapa tidak bisa dipulihkan secara penuh dalam kasus saya ini. Beruntungnya, setiap saya melakukan perubahan terhadap catatan DNS, saya selalu membuat cadangannya.

Akhirnya, proses pemulihan catatan DNS harus saya lakukan dengan cara manual. Daripada tidak sama sekali, bisa gawat, kan, banyak catatan DNS khususnya untuk kasus MX dan TXT yang dibutuhkan untuk melakukan validasi untuk layanan surel dan kepemilikan domain di Search Console.